Korean Pop atau yang biasa disebut dengan K-pop merupakan budaya musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Dengan ciri khas musik yang Trendy dan irama yang cukup menghentak, serta biasa dibawakan oleh beberapa orang yang tergabung dalam grup, musik K-pop disukai hampir seluruh kalangan masyarakat. Begitupun dengan di Indonesia. Namun, Budaya musik ini memiliki pro dan kontra diantara masyarakat Indonesia sendiri.
Dandy, mahasaiswa dari perguruan tinggi di Pamekasan, Madura. salah satu dari sekian orang yang menyukai musik dari Korea Selatan. Dia mengaku sudah menyukai musik Kpop sejak saat masih duduk di bangku sekolah dasar, lebih tepatnya pada saat tahun 2010 lalu.
Dia mengatakan bahwa awal dia menyukai K-pop karena iseng membuka Youtube dan beberapa kali Youtube merekomendasikan beberapa lagu K-pop. Karena penasaran, dia pun mencoba memutar beberapa lagu yang akhirnyamembuat dia ketagihan. Lagu pertama kali yang dia dengarkan adalah Mr. Simple dari Super Junior.
Beberapa grup K-pop yang Dandy sukai adalah Super Junior, BTS, serta Black Pink. Dia pun menyebutkan alasannya karena mereka punya Daya Tarik tersendiri yang berbeda dari grup K-pop lainnya.
Ada pula Lucy, seorang mahasiswi dari salah satu perguruan tinggi di Surabaya. Sama seperti Dandy, dia juga sangat menyukai budaya K-pop, terutama BTS. Dia mengatakan sudah menjadi A.R.M.Y (Sebutan untuk Fans BTS) sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas (SMA).
Alasannya, karena dia sangat suka sifat kekeluargaan yang dimiliki oleh para member grup besutan BIGHIT Entertainment tersebut. Tak hanya sifat kekeluargaaan, mereka juga memiliki sifat seru, kocak, serta perduli satu sama lain yang membuat Lucy semakin cinta dengan grup tersebut.
Baik Dandy dan Lucy berpendapat bahwa budaya K-pop memiliki masing-masing sisi positif dan sisi negatif. Sisi positifnya ialah bahwa dari budaya K-pop ini mereka bisa belajar untuk lebih menghargai budaya negara lain. Serta dari grup sendiri mereka bisa belajar tentang kedisiplinan, Kerja keras, rasa perduli terhadap teman, dan tetap konsisten.
Untuk sisi negatifnya, mereka berpendapat bahwa kadang lebih mementingkan Streaming musik K-pop daripada untuk belajar. Ada juga beberapa fans fanatik yang sangking fanatiknya bahkan hamper membunuh member Grup K-pop tersebut.
Walaupun sangat menyukai budaya K-pop, Namun mereka mengatakan bahwa mereka masih lebih menyukai musik-musik dari Indonesia. Mereka pun berpesan kepada sesama pecinta grup K-pop untuk tidak terlalu fanatik sampai membahayakan diri sendiri serta jangan lupa untuk terus mencintai budaya negara sendiri.
Lain hal nya dengan Dandy dan Lucy, Rizka sangat kontra dengan kemunculan budaya musik K-pop di Indonesia. Mahasiswi Akuntansi di salah satu perguruan tinggi di Surabaya ini mengatakan bahwa ketidaksukaannya terhadap Musik K-pop dikarenakan Bahasa yang digunakan dalam musik K-pop sangat sulit dimengerti oleh Rizka.
Dia juga mengatakan sangat sulit untuk membedakan wajah para anggota grup K-pop yang membuatnya makin tidak menyukai K-pop.
Sama seperti Rizka, Nouratama, Salah satu Siswi perguruan tinggi tersebut juga kurang menyukai adanya budaya K-pop di Indonesia. Dia kurang suka dengan K-pop karena kurang memahami makna lagu K-pop dan menurutnya Indonesia memiliki musik yang jauh lebih bagus daripada budaya musik K-pop.
Mereka pun berpesan kepada para pecinta K-pop untuk boleh saja menyukai musik mereka, namun jangan sampai terlalu fanatik hingga melupakan budaya musik sendiri. Juga, harus tau tempat untuk menyuarakan kesukaan mereka terhadap K-pop jangan sampai membuat orang rishi akan kecintaaan mereka. Juga jangan terlalu berhalusinasi dengan menjalin hubungan dengan para anggota grup K-pop karena dirasa hal tersebut cukup mengganggu bagi para non pecinta musik K-pop.
NAMA : MOHAMMAD RIFQIE ZIDANE MAGHROBIE
NIM : 19041184063

Komentar
Posting Komentar