Komunitaskretek.or.id
KUDUS - DJARUM, pabrik rokok yang telah tumbuh besar di Indonesia ini,sangat berkontribusi banyak untuk negara Indonesia. DJARUM mewadahi kesenian yang Ada di Kota Kota dan mengembangkannya menjadi kesenian yang besar, salah satunya Kota Kudus. Kota Kudus yang terkenal dengan julukan "Kota Kretek" ini terdapat banyak pabrik rokok terutama rokok Djarum. Karena Kudus menjadi tempat pembuatan rokok, membuat seorang Penari yang bernama Ibu Endang Tonny menciptakan tarian daerah "TARI KRETEK".
Tari ini menceritakan tentang proses pembuatan rokok yang berada di Kudus. Mulai Dari pemilihan tembakau sampai menggulung rokok. Tarian ini dibawakan oleh sekitar 5 orang penari perempuan dan seorang laki laki. Penari perempuan sebagai buruh mbatil dan seorang laki laki menjadi mandor rokok.
Buruh mbatil adalah pekerja yang bertugas untuk menggunting atau merapihkan ujung rokok. Sedangkan mandor adalah lelaki yang mengawasi kerja para buruh mbatil dan berkuasa untuk menyortir kembali rokok yang dikerjakan oleh para buruh mbatil.
Untuk melestarikan tarian ini, setiap pembukaan acara penting seperti HUT Kota Kudus dan seperti acara penyambutan orang orang penting tarian ini akan berada di garda terdepan. Ibu Endang Tonny selaku pencipta tarian ini dan pemilik Sanggar Tari Puringsari, juga sering mengadakan perlombaan tari kretek. Hal itu dilakukan untuk melestarikan tari daerah ini. Perlombaan ini juga tidak terlepas dari PT. DJARUM. Selaku pabrik rokok terbesar di Kudus, mereka tidak mau lepas tangan dari tanggung jawab mereka untuk melestarikan tarian yang terinspirasi dari pembuatan rokok.
Merdinia iswaila

Komentar
Posting Komentar