Langsung ke konten utama

Puja Mandala, Wujud Toleransi Umat Beragama di Bali

Indonesia merupakan negara majemuk yang terdiri dari bermacam-macam suku bangsa, ras, bahasa, budaya, dan agama. Meskipun terdiri dari berbagai perbedaan, masyarakat Indonesia tetap hidup damai berdampingan dengan mengedepankan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” dan toleransi yang tinggi. Salah satu daerah di Indonesia yang sangat menjunjung hal tersebut adalah Bali. Bali terkenal dengan masyarakatnya yang mayoritas beragama Hindu, tetapi hal itu tidak menghalangi toleransi dengan umat agama lain. Buktinya yaitu, dengan adanya Pusat Peribadatan Puja Mandala yang terletak di Nusa Dua, yaitu suatu komplek peribadatan dimana di dalamnya terdapat tempat ibadah lima agama, yaitu Hindu, Islam, Protestan, Katolik, dan Buddha. Tempat ibadah umat Kong Hucu belum di kawasan ini karena pada saat pembangunan kawasan ini pada tahun 1997, baru lima agama yang diakui di Indonesia. 

Tempat-tempat ibadah lima agama ini adalah Masjid Agung Ibnu Batutah, Gereja Katholik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa, Vihara Buddha Guna, Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Dua, dan Pura Jagatnatha. Masing-masing tempat peribadatan ini memiliki ciri khas dan artisektur yang sangat menarik. Seperti Masjid Agung Ibnu Batutah yang didominasi dengan warna kuning, Gereja Katholik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa dan Gereja Protestan GKPB Jemaat Bukit Dua yang di depan bangunan utamanya terdapat menara lonceng, Vihara Buddha Guna yang didominasi warna putih dan emas serta terdapat patung gajah putih di bagian depan, naga putih di samping, dan tentunya patung Buddha, serta Pura Jagatnatha yang bangunan puranya terbuat dari batu berwarna hitam.

Kawasan Puja Mandala ini sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Ada yang berkunjung untuk ibadah dan destinasi tempat wisata serta ada yang sengaja datang untuk mengambil foto di tiap-tiap tempat ibadah. Selain bisa menikmati pesona toleransi dalam satu lokasi, dari dataran tinggi ini juga wisatawan juga bisa menyaksikan keindahan kawasan Nusa Dua.

Puja Mandala kini menjadi wujud dan simbol toleransi antar umat beragama di Bali. Sungguh indah keragaman dan toleransi yang ditunjukkan masyarakat di Pulau Dewata ini. — (Diah Ayu Wulandari/19041184064)

Komentar