Langsung ke konten utama

AKTIVITAS PASAR LARANGAN PENYEBAB MACET




SIDOARJO - Kemacetan sering terjadi daerah pasar Larangan Sidoarjo. Khususnya di hari libur. Pagi dan sore pun menjadi langganan macet. Penyebab utama kemacetan sendiri adalah parkirnya pengunjung pasar yang ingin berbelanja memparkirkan sepedanya secara sembarangan. Gambar ini diambil sekitar pukul 15:30. Hal ini sudah menjadi suatu hal yang meresahkan pengguna jalan yang melewati pasar larangan, terutama bagian pasar yang menjual burung peliharaan dan unggas dan juga bagian pasar yang menjual sparepart sepeda motor dan sepeda bekas maupun sparepart baru.( 01/09/2019)

 Hal ini disebabkan karena pengunjung memarkirkan jalan di kedua sisi jalan yang menyebabkan jalan menjadi semakin sempit. Pengendara yang melewati jalan melihat penjual di seberang jalan kanan dan kiri juga menjadi penyebab memperlambat jalannya lalu lintas. Padahal pasar sendiri sudah menyiapkan lahan parkir untuk pengunjung pasar larangan. Namun pengunjung lebih memilih memparkirkan kendaraannya kedua sisi jalan.

Kebanyakan pengunjung disini mencari burung Kenari, Lovebird dan burung peliharaan. Sedangkan beberapa orang mencari sparepart bekas atau baru sepeda motor atau sepeda. Kebanyakan pengunjung yang memparkirkan kendaraannya di pinggir jalan  beralasan bahwa, untuk memparkirkan kendaraannya di parkiran terlalu jauh dari tempat bagian orang jualan burung dan sparepart sepeda dan sepeda motor.

Pemerintah juga masih belum menanggapi hal ini dengan serius. Karena selama ini belum ada kebijakan, rambu-rambu, atau larangan dari pemerintah di daerah pasar  tersebut. Biasanya hal ini bagian dari tugas Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo.

Masyarakat sekitar daerah jalan pasar larangan juga merasa resah namun sudah menjadi suatu hal yang lumrah. Selain jalan yang sempit hal ini juga disebabkan ada pertigaan jalan pintas yang sempit dari daerah Sidoarjo Kota ke arah daerah Sidoarjo bagian Bligo melewati daerah Sugih Waras. Karena jalan yang memotong waktu perjalanan menjadi lebih singkat. Banyak pengendara melewati jalan tersebut. Belum juga kendaraan beroda empat seperti mobil yang lewat. Sekali-kali kendaraan besar seperti truk lewat jalan ini. Dipastikan perjalanan akan terhambat lama.

 Seharusnya pemerintah mencari jalan keluar seperti mengeluarkan kebijakan bahwa kendaraan besar seperti truk dan lain-lain dilarang melewati jalan tersebut.

Acmad Fiuzani Dzikrillah


19041184055

Komentar